Telaga Silet Kembali Cetak Sejarah, Lebih dari 1.000 Ekor Ikan Diangkat
Bogor – Pemancingan Telaga Silet kembali mengukir sejarah dalam dunia lomba mancing pelampungan nasional. Dalam gelaran tanding ulang Class of King Angler, para angler kelas raja sukses mencatatkan pencapaian luar biasa dengan mengangkat jumlah ikan di atas 1.000 ekor.
Lomba yang diikuti oleh 12 peserta kelas raja ini berlangsung sengit sejak awal hingga akhir pertandingan. Panitia menurunkan 100 kilogram ikan di setiap lapak, sehingga benar-benar menguji teknik, konsistensi, dan mental para peserta.
Event bertajuk Class of King Angler ini mempertemukan peserta lama dengan reputasi besar, sekaligus diramaikan oleh pendatang baru seperti DJR dan Kiansantang, yang langsung mencuri perhatian dengan masuk nominasi Juara 1 dan Juara 2 kategori induk.
Perlombaan digelar selama enam jam penuh, dimulai dari pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB. Sepanjang durasi tersebut, kolam Telaga Silet menjadi saksi pertarungan strategi para raja galapung.
Di kelas raja, nama-nama besar seperti Joki Bekas, Habibie Telaga Silet, YPS, H. Rama (Mbah Man), hingga Profesor Mancing kembali menunjukkan dominasinya dengan total ikan di atas 1.000 ekor.
Profesor Mancing bahkan mencatatkan hasil impresif dengan total 1.036 ekor ikan, menandakan persaingan yang semakin panas dan kompetitif.
Daftar Angler Peraih Medali (Di Atas 1.000 Ekor)
- Joki Bekas – Lapak 9 | 1.081 ekor
- Yang Penting Strike – Lapak 5 | 1.045 ekor
- Mbah Man – Lapak 4 | 1.048 ekor
- Telaga Silet – Lapak 6 | 1.045 ekor
Kategori Juara Induk
- Juara 1: DJR – Lapak 2 | 8,10 kg
- Juara 2: Kiansantang – Lapak 3 | 8,05 kg
Dengan format lomba yang ketat, stok ikan besar, dan durasi panjang, Pemancingan Telaga Silet kembali membuktikan diri sebagai arena lomba yang konsisten melahirkan rekor dan sejarah. Class of King Angler kini menjadi barometer lomba mancing kelas raja di Indonesia.
Sumber Telaga Silet, Editor RepublikMancing