Pak Haji Doble D – Senior Penuh Wibawa dari MMFC Parahyangan
Jakarta - Di tengah hiruk pikuk dunia mancing ikan mas, khususnya di lingkungan MMFC Parahyangan, nama Pak Haji Doble D bukanlah nama yang asing. Sosok beliau dikenal luas, bukan hanya di Bandung, tetapi juga di berbagai kota tempat event-event kelas sultan digelar.
Penghormatan terhadap beliau bukan lahir dari kemewahan, bukan pula dari seberapa sering naik podium. Justru sebaliknya — penghormatan itu muncul dari sikap yang sederhana namun konsisten: ramah kepada siapa pun, santun kepada sesama angler, dan selalu menjaga adab di lapak pemancingan.
Senior yang Konsisten Hadir di Event Bergengsi
Status sebagai senior tidak pernah membuat Pak Haji Doble D memilih-milih event. Baik event internal MMFC maupun lomba besar dengan tiket fantastis, beliau tetap hadir.
Salah satu momen paling spektakuler adalah ketika beliau ikut serta dalam event Class of King Angler yang digelar di Telaga Silet Bogor dengan tiket mencapai 100 juta rupiah.
Dari hasil liputan langsung RepublikMancing di lokasi, yang terlihat bukanlah sosok yang ingin menunjukkan status, melainkan sosok yang menikmati suasana. Beliau menyatu dengan peserta lain tanpa jarak.
Mancing Bukan Sekadar Mengejar Juara
Di setiap event, Pak Haji Doble D dikenal sebagai pribadi yang gemar bercanda dengan lapak sebelah. Ketika suasana lomba mulai tegang, candaan beliau justru menjadi penyejuk.
“Juara itu bonus. Yang penting kita bisa kumpul, silaturahmi, dan pulang dengan hati senang.”
Filosofi sederhana inilah yang membuat beliau begitu dihormati. Bagi Pak Haji, mancing bukan hanya tentang strike dan hadiah, tetapi tentang menjaga persaudaraan.
Usia Bukan Penghalang
Usia tidak pernah menjadi alasan untuk berhenti aktif. Setiap ada event kelas sultan di kota mana pun, hampir bisa dipastikan beliau ikut hadir.
Semangatnya tetap menyala. Antusiasmenya tidak kalah dengan angler muda. Dan yang paling penting, beliau tetap rendah hati di mana pun berada.
Lebih dari Sekadar Angler
Selama berbagai liputan yang dilakukan RepublikMancing, satu hal yang selalu terlihat konsisten: Pak Haji Doble D tidak pernah memposisikan diri sebagai yang paling senior. Beliau selalu hadir sebagai bagian dari keluarga.
Beliau adalah representasi bahwa dunia mancing ikan mas sejatinya adalah ruang silaturahmi, ruang kebersamaan, dan ruang untuk mempererat persaudaraan.
Nama Pak Haji Doble D dari Bandung kini sudah sangat dikenal di kalangan angler. Bukan karena sensasi, tetapi karena karakter.